Sunday, 3 June 2012

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA-LAJU REAKSI


LAPORAN

PRAKTIKUM KIMIA
 



Disusun Oleh :
1.    Kartiko Setiaji                  (XIA2/18)

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 JETIS
BANTUL YOGYAKARTA
2O11/2O11


KATA PENGANTAR


Alhamdulillah Puji dan Syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, zat Yang Maha Indah dengan segala keindahan-Nya, zat yang Maha Pengasih dengan segala kasih sayang-Nya, yang terlepas dari segala sifat lemah semua makhluk-Nya. Alhamdulillah berkat Rahmat dan Hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan laporan ini. Shalawat serta salam mahabbah semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pembawa risalah Allah terakhir dan penyempurna seluruh risalah-Nya.
Akhirnya dengan segala kerendahan hati izinkanlah kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ibu Sudaryanti,S.Pd selaku guru pembimbing yang telah berjasa memberikan motivasi dalam rangka menyelesaikan laporan ini.
Dengan Laporan Penelitian kimia yang berjudul “LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA” ini diharapkan kami sebagai peserta didik mampu mendiskripsikan pengetahuan sesuai dengan standar yang ditetapkan dengan mengintergasikan pendekatan bahan ajaran yang memadai.Untuk itulah Laporan Penelitian Kimia ini hadir guna memenuhi tuntunan tersebut.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait, yang telah membantu kami dalam menyelesaikan laporan ini. Semoga kebaikan yang diberikan oleh semua pihak kepada kami menjadi amal sholeh yang senantiasa mendapat balasan dan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah Subhana Wa Ta’ala, dan kami minta maaf apabila dalam membuat laporan dan penyusunan laporan ini ada kesalahan. Masukan kritik dan saran yang membangun tetap saya harapkan dari semua pihak agar laporan ini senantiasa semakin baik.Amin.

                                                                                                Jetis, 9 November 2011

           
                                                                                                            Penyusun 


DAFTAR ISI

























BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG


Laju menyatakan seberapa cepat atau seberapa lambat suatu proses berlangsung. Laju juga menyatakan besarnya perubahan yang terjadi dalam satu satua waktu. Satuan waktu dapat berupa detik, menit, jam, hari atau tahun.
Reaksi kimia adalah proses perubahan zat pereaksi menjadi produk. Seiring dengan bertambahnya waktu reaksi, maka jumlah zat peraksi semakin sedikit, sedangkan produk semakin banyak. Laju reaksi dinyatakan sebagai laju berkurangnya pereaksi atau laju terbentuknya produk.

B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Tuliskan persamaan reaksi antara larutan HCl dan pita Magnesium !
2.      Buatlah grafik [HCl] versus laju reaksi !
3.      Bagaimana pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi !

C.    TUJUAN PENELITIAN

1.      Dapat mengetahui apa arti dari laju reaksi.
2.      Dapat  menyatakan besarnya perubahan yang terjadi dalam satu satuan waktu.


BAB II
KAJIAN PUSTAKA


A.    LAJU REAKSI


1.      Pengertian Laju Reaksi
Laju menyatakan seberapa cepat atau seberapa lambat suatu proses berlangsung. Laju juga menyatakan besarnya perubahan yang terjadi dalam satu satua waktu. Satuan waktu dapat berupa detik, menit, jam, hari atau tahun. Reaksi kimia adalah proses perubahan zat pereaksi menjadi produk. Seiring dengan bertambahnya waktu reaksi, maka jumlah zat peraksi semakin sedikit, sedangkan produk semakin banyak. Laju reaksi dinyatakan sebagai laju berkurangnya pereaksi atau laju terbentuknya produk.
2.      Ungkapan Laju Reaksi untuk Sistem Homogen

Untuk sistem homogen, laju reaksi umum dinyatakan sebagai laju penguragan konsentrasi molar pereaksi atau laju pertambahan konsentrasi molar produk untuk satu satuan waktu, sebagai berikut:
http://3.bp.blogspot.com/_oU9lFOcW7JE/SjfKuK3RrEI/AAAAAAAAAAU/a6F1vqATNDA/s320/3.gif http://3.bp.blogspot.com/_oU9lFOcW7JE/SjfKR8bWW-I/AAAAAAAAAAM/HmmRFK8mm5k/s320/2.gif



Jika diketahui satuan dari konsentrasi molar adalah mol/L. Maka satuan dari laju reaksi adalah mol/L.det atau M/det.

3.      Laju Rerata dan Laju Sesaat

a.       Laju rerata
Laju rerata adalah rerata laju untuk selang waktu tertentu. Perbedaan antara laju rerata dengan laju sesaat dapat diandaikan dengan laju kendaraan. Misalnya suatu kendaraan menempuh jarak 300 km dalam 5 jam. Laju rerata kendaraan itu adalah 300 km/5 jam = 60 km/jam. Tentu saja laju kendaraan tidak selalu 60 km/jam. Laju sesaat ditunjukkan oleh speedometer kendaraan.
b.      Laju Sesaat
Laju sesaat adalah laju pada saat tertentu. Sebagai telah kita lihat sebelumnya, laju reaksi berubah dari waktu ke waktu. Pada umumnya, laju reaksi makin kecil seiring dengan bertambahnya waktu reaksi. oleh karena itu, plot konsentrasi terhadap waktu berbentuk garis lengkung, seperti gambar di bawah ini. Laju sesaat pada waktu t dapat ditentukan dari kemiringan (gradien) tangen pada saat t tersebut, sebagai berikut.
1.      Lukis garis singgung pada saat t
2.      Lukis segitiga untuk menentukan kemiringan
3.      Laju sesaat = kemiringan tangen

.     FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI

Pengalaman menunjukan bahwa serpihan kayu terbakar lebih cepat daripada balok kayu, hal ini berarti bahwa laju reaksi yag sama dapat berlangsung dengan kelajuan yang berbeda, bergantung pada keadaan zat pereaksi. Dalam bagian ini akan dibahas faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Pengetahuan tentang hal ini memungkinkan kita dapat mengendalikan laju reaksi, yaitu melambatkan reaksi yang merugikan dan menambah laju reaksi yang menguntungkan.

1.      Konsentrasi Pereaksi
Konsentrasi memiliki peranan yang sangat penting dalam laju reaksi, sebab semakin besarkonsentrasi pereaksi, maka tumbukan yang terjadi semakin banyak, sehingga menyebabkan laju reaksi semakin cepat. Begitu juga, apabila semakin kecil konsentrasi pereaksi, maka semakin kecil tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi pun semakin kecil.

2.      Suhu
Suhu juga turut berperan dalam mempengaruhi laju reaksi. Apabila suhu pada suatu rekasi yang berlangusng dinaikkan, maka menyebabkan partikel semakin aktif bergerak, sehingga tumbukan yang terjadi semakin sering, menyebabkan laju reaksi semakin besar. Sebaliknya, apabila suhu diturunkan, maka partikel semakin tak aktif, sehingga laju reaksi semakin kecil.

3.      Tekanan
Banyak reaksi yang melibatkan pereaksi dalam wujud gas. Kelajuan dari pereaksi seperti itu juga dipengaruhi tekanan. Penambahan tekanan dengan memperkecil volume akan memperbesar konsentrasi, dengan demikian dapat memperbesar laju reaksi.

2.      Katalis
Katalis adalah suatu zat yang mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri. Suatu katalis berperan dalam reaksi tapi bukan sebagai pereaksi ataupun produk. Katalis memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat atau memungkinkan reaksi pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya terhadap pereaksi. Katalis menyediakan suatu jalur pilihan dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Katalis mengurangi energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi.



3.      Luas Permukaan Sentuh
Luas permukaan sentuh memiliki peranan yang sangat penting dalam laju reaksi, sebab semakin besar luas permukaan bidang sentuh antar partikel, maka tumbukan yang terjadi semakin banyak, sehingga menyebabkan laju reaksi semakin cepat. Begitu juga, apabila semakin kecil luas permukaan bidang sentuh, maka semakin kecil tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi pun semakin kecil. Karakteristik kepingan yang direaksikan juga turut berpengaruh, yaitu semakin halus kepingan itu, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi; sedangkan semakin kasar kepingan itu, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi.


BAB III
METODE PENELITIAN

A.    WAKTU  PELAKSANAAN


1.      Hari/tanggal          : Selasa 1 November 2011
2.      Tempat                  : Laboratorium Kimia

B.     ALAT DAN BAHAN




Alat yang digunakan :
1.      Tabung reaksi                   
2.      Rak tabung reaksi
3.      Gelas ukur 10 mL
4.      Pipet tetes
5.      Batang pengaduk
6.      Stopwatch
Bahan yang digunakan :
1.      Larutan HCL 3 M
2.      Larutan HCL 2 M
3.      Larutan HCL 1 M
4.      Pita Magnesium




C.    CARA KERJA


1.      Ambil 5 mL larutan HCl 1M, kemudian masukkan ke dalam tabung reaksi.
2.      Ambil 1 cm pita Mg, masukkan ke dalam tabung reaksi yang berisi larutan HCl.
3.      Hidupkan stopwatch pada saat pita Magnesium menyentuh larutan.
4.      Amati reaksi yang terjadi.
5.      Maatikan stopwatch pada saat pita Mg habis.
6.      Catat waktu yang diperlukan untuk reaksi.
7.      Lakukan juga pada larutan HCl 2M dan larutan HCl 3 M.

Data percobaan :
No
[HCl]
Pita Mg
Waktu
V = 1/t
1
1 M
1 cm
945 detik
0,001
2
2 M
1 cm
93 detik
0,010
3
3 M
1 cm
70 detik
0,014



BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN


A.    HASIL PENGAMATAN


No
[HCl]
Pita Mg
Waktu
V = 1/t
1
1 M
1 cm
945 detik
0,001
2
2 M
1 cm
93 detik
0,010
3
3 M
1 cm
70 detik
           0,014

B.        PEMBAHASAN


1.      Persamaan laju reaksi HCl dan pita Magnesium
2HCl  + Mg → MgCl2 + H2

2.       Grafik Laju Reaksi [HCl]


3.      Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi :
Semakin konsentrasi tinggi maka semakin cepat laju reaksi sedangkan semakin kecil konsentrasi maka laju reaksi semakin lambat.



Dari data tabel diatas dapat kita lihat bahwa reaksi antara pita Magnesium dangan konsentrasi HCl 3M, akan lebih cepat habis dari pada reaksi pita Magnesium dengan konsentrasi HCl 2M, dan reaksi pita Magnesium dengan HCl 1M  waktu yang diperlukan agar pita Magnesium habis lebih lama dari reaksi pita Magnesium dengan konsentrasi HCl 2M. Dari grafik juga menunjukkan jika semakin tinggi konsentrasi suatu zat maka laju reaksinya akan semakin cepat dan sebaliknya apabila semakin rendah konsentrasi suatu zat maka laju reaksinya akan semakin lambat. Itu menunjukkan bahwa hubungan antara konsentrasi dan laju reaksi suatu zat berbanding lurus.
Jadi, konsentrasi sangat berpengaruh terhadap laju reaksi karena semakin tinggi konsentrasi HCl, maka semakin cepat pita  Magnesium habis bereaksi dan sebaliknya apabila semakin rendah konsentrasi HCl, maka semakin lambat pita Magnesium habis bereaksi.
Persamaan  reaksi antara HCl dan  Pita Magnesium
Dari hasil percobaan yang kami lakukan, yaitu dengan memasukkan 1cm pita Magnesium ke dalam larutan HCl, kita melakukan percobaan sebanyak 3 kali dengan perbedaan konsentrasi larutan yaitu larutan HCl 3M, larutan HCl 2M, larutan HCl 1M.

Persamaan reaksi dari HCl dan pita Magnesium adalah
Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
Dari persamaan diatas dapat kita lihat dengan mereaksikan 1cm pita Magnesium (Mg) kedalam larutan HCl, maka akan menghasilkan MgCl2 dan H2.



BAB V
PENUTUP


A.    KESIMPULAN


Dari data diatas membuktikan bahwa konsentrasi pereaksi sangat mempengaruhi laju reaksi suatu zat. Jika konsentrasi suatu zat tinggi maka laju reaksi semakin cepat, sedangkan semakin kecil konsentrasi suatu zat maka laju reaksinya akan semakin lambat.
           

B.     SARAN


Setelah membaca laporan ini, kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun bagi setiap elemen sekolah guna perbaikan lebih lanjut sehingga dapat dijadikan sebagai referensiselanjutnya.


DAFTAR PUSTAKA


Purba, Michael. 2007.KIMIA untuk SMA Kelas XI. Jakarta. Erlangga.



LAMPIRAN

 
























 





Reactions:

2 comments: